Virus Korona dan 10 Pertanyaan dan Jawabannya

Virus Korona dan 10 Pertanyaan dan Jawabannya

Mungkin pertanyaan-pertanyaan berikut adalah sama dengan yg ada di benak Anda mengenai Virus Korona ( Covid-19 ). Semoga jawaban-jawaban ini membantu anda mengenal lebih lanjut tentang Virus Korona ini

Masih belum redanya Pandemi Virus Korona di Indonesia dan juga dunia, membuat kita masih terus khawatir dan juga sering memiliki pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba muncul dibenak kita di masa ini. Nah kali ini JujungNet Indonesia akan membahas

10 Pertanyaan teratas yang sering ditanyakan oleh orang tentang Virus Korona

Berikut ada kesepuluh pertanyaan-pertanyaan tersebut:

1. Apa itu Korona Virus?

Korona Virus adalah keluarga virus yang menyebabkan infeksi pada manusia dan berbagai hewan, termasuk burung dan mamalia seperti unta, kucing, dan kelelawar. Beberapa Korona Virus Hewan adalah Zoonosis, yang artinya mereka dapat menular dari hewan ke manusia. Sampai saat ini, telah dikonfirmasi bahwa 7 / Tujuh jenis Korona Virus juga dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Ketika Korona Virus Hewan berevolusi, menginfeksi manusia dan menyebar di antara manusia, ini dapat menyebabkan wabah seperti COVID-19, MERS-CoV dan SARS.

2. Darimana Korona Virus Baru (COVID-19) berasal?

COVID-19 adalah jenis baru dari Korona Virus yang sebelumnya belum terdeteksi pada manusia. Wabah dimulai di kota Cina, Wuhan, ibukota provinsi Hubei. Wabah awalnya tampaknya terkait dengan Kota Makanan Laut ( Seafood City) yang ada di Cina Selatan. Makanan laut, ayam, kelelawar, marmut dan hewan liar lainnya dijual di pasar ini, menunjukkan bahwa virus tersebut kemungkinan berasal dari sumber hewan. Virus ini menular dari manusia ke manusia dan sementara itu telah menyebar ke negara lain.

3. Apa saja gejala dari Korona Virus Baru (COVID-19)?

Gejalanya berkisar dari gangguan pernapasan ringan hingga berat dengan demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Lansia dan orang dengan kondisi kronis yang ada tampaknya lebih rentan terhadap gejala serius. Kelompok populasi tertentu dianggap lebih berisiko; mereka lebih rentan terkena gejala serius. Ini terutama orang-orang berusia di atas 65 tahun dan orang-orang yang menderita penyakit kronis yang serius.

4. Berapa peluang Korona Virus Baru ( Covid-19 ) menjangkiti manusia sehat berusia kisaran 20 - 40 tahun?

Peluang orang yang sehat berusia dua puluhan, tiga puluhan atau empat puluhan untuk mendapatkan Korona Virus sama tingginya dengan kemungkinan orang lain terinfeksi oleh virus tersebut. Penerimaan di rumah sakit dan komplikasi lain yang berkaitan dengan Korona Virus jarang terjadi pada kelompok umur ini. walaupun begitu, banyak kasus terbaru bahwa beberapa orang dengan kolompok umur ini perlu dirawat di rumah sakit karena Korona Virus.

5. Siapa yang lebih berisiko?

Orang yang berusia di atas 65 tahun, pengidap diabetes, pengidap penyakit jantung, paru-paru atau ginjal dan orang yang sistem kekebalannya melemah.

6. Apakah wanita hamil lebih berisiko terinfeksi?

Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi ini atau dampaknya.Memang ada beberapa wanita hamil di antara yang terjangkit merasaka kesakitan, namun belum bisa dibuktikan, bahwa penyebabnya adalah Viru ini. Ada juga sangat sedikit kasus infeksi serius di antara wanita usia subur. Tidak ada bukti bahwa infeksi selama kehamilan memiliki efek negatif pada janin atau bahwa virus dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan.

7. Apakah anak-anak lebih berisiko terinfeksi?

Anak-anak juga dapat terinfeksi dengan Covid-19, tetapi mereka berisiko kecil untuk menjadi sangat sakit. Namun, mereka dapat dengan mudah menularkan virus, bahkan jika mereka belum memiliki gejala. Karena itu kami menyarankan untuk menghindari kontak antara anak-anak dan** kelompok risiko, seperti kakek-nenek mereka**

8. Apa yang harus saya lakukan ? Saya tahu punya resiko lebih tinggi untuk menjadi sakit parah karena Covid-19

Tetap di rumah sebanyak mungkin. Hindari kontak dengan orang lain di luar keluarga Anda dan ikuti semua tindakan kebersihan dengan hati-hati. Lebih baik bagi anggota keluarga untuk menghindari kontak dengan orang lain.

9. Apakah saya terlindungi terhadap COVID-19 jika saya mendapat vaksinasi influenza atau pneumokokus tahun ini?

Influenza dan virus yang menyebabkan COVID-19 adalah dua virus yang sangat berbeda. Vaksin influenza musiman tidak melindungi terhadap COVID-19. Vaksin pneumokokus tidak melindungi dari pneumonia virus.

10. Bagaimana Korona Virus Baru (COVID-19) menyebar?

Korona Virus Baru (COVID-19) menyebar dari manusia ke manusia melalui tetesan kecil yang dilepaskan saat batuk dan bersin. Melalui tetesan ini, virus berakhir di udara, pada benda dan permukaan. Siapa pun yang menghirup tetesan ini atau memasukkannya ke mulut, hidung atau mata mereka dapat terinfeksi virus. Tidak ada bukti bahwa kontaminasi terjadi melalui kulit. Risiko infeksi berkurang dengan menjaga jarak lebih dari satu meter dari orang yang sakit, menyentuh wajah sesedikit mungkin dan memperhatikan kebersihan tangan yang baik.

Untuk informasi bagaimana kita menghindari Virus Korona Covid-19 ini, anda bisa membaca artikel berikut:Lindungi Diri Anda Dari VIrus Korona

Atas kesempatannya membaca artikel ini kami ucapkan terima kasihTeam JujungNet Indonesia

Penulis

Gambar Penuliz: Mugianto

Web Designer & Developer. Wich also a Content Creator for JujungNet.id.My Facebook id: mugianto1nd

Komentar

Tinggalkan Komentar

Tezt Dimana