Pohon Kelapa Bisa Menyelamatkan Hidup Anda di Padang Gurun

Pohon Kelapa Bisa Menyelamatkan Hidup Anda di Padang Gurun

Sudah banyak yang tahu bahwa pohon kelapa begitu banyak manfaatnya, dari buah, daun bahkan batangnya bisa kita manfaatkan. Tapi apakah hanya dengan sebuah pohon kita dapat bertahan di Paang Gurun yang gersang?

Jika Anda pernah menonton film "Cast Away" tahun 2000, Anda mungkin ingat adegan di mana karakter Tom Hanks, yang selamat dari kecelakaan pesawat dan menemukan perlindungan di pulau terpencil, berjuang untuk memecahkan kelapa sebelum akhirnya menemukan cara untuk menyadap dan minum darinya.

Pohon Kelapa Bisa Menyelamatkan Hidup Anda di Padang Gurun

Momen itu adalah hal yang lumrah di film gurun-pulau-bertahan hidup, tetapi seberapa realistiskah gagasan untuk benar-benar hidup dari kelapa jika Anda terdampar dan membutuhkan makanan dan air? Ternyata, dalam situasi seperti itu, pohon kelapa sebenarnya bisa menjadi harapan terbaik Anda untuk bertahan hidup.

Ada banyak jenis pohon palem yang menghasilkan buah yang dapat dimakan, mulai dari kurma, yang telah dibudidayakan sejak zaman kuno di Timur Tengah, dan palem ular (buah salak), yang menghasilkan buah berwarna coklat kemerahan yang daging buahnya memiliki rasa manis & asam. Tetapi jika Anda mencari spesies palem yang akan menghasilkan buah paling bergizi dan begitu sangat bermanfaat, kemungkinan besar jenis palem tersebut dapat ditemukan di kepulauan Pasifik, buah yang bisa menjadi tempat hidup Tom Hanks (dan Wilson?), pilihannya semakin sempit, ya benar Kelapa.

Pohon kelapa (Cocos nucifera) berasal dari pulau-pulau tropis di Samudra Pasifik bagian barat. Mereka adalah pohon yang tinggi, tumbuh setinggi 100 kaki (30 meter), dan memiliki batang dengan batang abu-abu muda yang tidak bercabang yang membengkak di dasarnya dan dipuncak oleh mahkota daun hijau melengkung yang membentang sepanjang 20 kaki ( 6 meter). Ini memiliki bunga kuning harum, yang muncul dalam kelompok, dan tentu saja, kelapa, yang secara teknis adalah buah daripada kacang, dan tumbuh hingga 14 inci (36 sentimeter) panjang.

Kelapa Sawit, Pohon Kehidupan

Menurut artikel Guardian tahun 2004 ini (Sumber: Link) , tiga anak yang selamat dari tenggelamnya kapal orang tua mereka di Papua Nugini dan berenang ke sebuah pulau kecil, berhasil hidup selama beberapa hari dengan pola makan kelapa, plum dan tiram, sampai akhirnya mereka diselamatkan.

Selain sebagai makanan, daun kelapa dapat digunakan untuk membuat atap rumbia gubuk, dan tempurungnya dapat dibakar sebagai bahan bakar untuk perapian ataupun mengolah makanan.

Kelapa sudah dipastikan sangat bergizi, namun untuk menjadikan mereka (kelapa) sebagai satu-satunya sumber makanan Anda untuk waktu yang lama mungkin tidak ideal. Ada kisah memilukan, August Engelhardt, seorang nudist Jerman dan pemuja kelapa yang tinggal di pulau Kabakon yang sekarang menjadi Papua Nugini, dari tahun 1902 hingga 1919 dan sepenuhnya hidup dari pola makan kelapa. Setelah tujuh tahun menjalani diet ekstrem itu, dia mengalami kekurangan gizi yang parah sehingga berat badannya hanya 66 pon. Dia dilaporkan ditemukan tewas di pantai (sumber: link)

Kelapa adalah sumber lemak lengkap dan merupakan sumber protein dan karbohidrat yang baik juga. Namun, mereka sangat kurang Vitamin A, K, B6 dan B12, serta kalsium. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia pernisiosa atau mikrositik, hilangnya kemampuan untuk melawan infeksi, dan peningkatan memar/pendarahan.

Bacaan menarik lainnya:

Penulis

Web Designer & Developer. Wich also a Content Creator for JujungNet.id. My Facebook id: mugianto1nd

Tezt Dimana